Pages

Jumat, 28 Juni 2013

TEMPAT BARU




Aku baru saja tiba di tempat itu. Tempat baru bagiku tuk habiskan semua waktuku selama kurang lebih 3 tahun lamanya. Waktu yang cukup lama kurasa tuk jauh dari sanak keluarga. Semua kulakukan demi kesuksesanku nantinya.
            Ku lihat di sekelilingku, “Hmm….cukup nyaman. Ku harap aku kan betah tinggal disini.” gumamku dalam hati. Ku bawa barang-barangku menuju ruang registrasi, sebuah koper besar dan sebuah tas jinjing berisi perlengkapan dan buku-buku yang akan menemaniku selama 3 tahun disini.
            “Assalamu ‘alaikum….ini ruang registrasi ?” tanyaku pada seorang wanita berjilbab orange yang sedang duduk di sebuah meja berisi banyak kertas dokumen yang kurasa itu cukup penting.
            “Wa’alaikum salam. Silahkan duduk. Baru datang yach ? Dari mana asalnya ?” tanya wanita itu padaku diawali dengan sebuah senyuman.
            “Iya Bu. Saya baru aja nyampe dari Sidrap.”
            Wanita itu akhirnya menyerahkan selembar kertas berisi data-data yang harus ku isi sebelum akhirnya aku ditunjukkan arah menuju ruang asrama yang akan ku tempati nantinya. “Nach, sekarang kamu boleh menuju asrama. Dari sini kamu tinggal lurus kemudian belok kiri. Asramanya ada di lantai 2. Kami sudah menyiapkan kamar yang berkapasitas 4 orang lalu kami juga sudah menempelkan nama-nama penghuni kamar di pintu kamar masing-masing.”
            “Makasih, Bu. Kalau begitu saya permisi dulu mau ke asrama. Assalamu ‘alaikum, Bu.”
            “Wa’alaikum salam.”
            Aku kemudian membawa semua barang-barangku menuju asrama di lantai 2 yang telah ditunjukkan wanita tadi. Di lantai 2, aku mengecek semua kamar yang ada untuk mencari namaku. Tak lama kemudian aku menemukan namaku terpampang di pintu kamar bersama dengan 3 orang yang akan menjadi teman sekamarku. “Wah, aku akan sekamar dengan 3 orang teman baru yang berasal dari daerah lain.” ucapku yang sudah tak sabar lagi bertemu dengan 3 orang teman baruku itu.
            Aku memasuki kamarku. Kamar yang menurutku nyaman, lengkap dengan lemari,ranjang dan bantal tiap anak. Di sudut kamar ada meja belajar yang berhadapan dengan jendela. “Wah, bisa liat pemandangan nich dari sini.” Ku pejamkan mataku, ku hirup udara disekitarku, kemudian ku bayangkan betapa nyamannya tinggal disini. Pikiranku terbang melayang jauh tinggi ke langit yang biru, aku berada di puncak kebahagiaanku. Damai. Tenang. Tak ada yang menggangguku disini.
            “Assalamu ‘alaikum.” Tiba-tiba, khayalanku buyar. Aku dikagetkan oleh suara seseorang yang masuk ke dalam kamar. Sepertinya……
            “Wa’alaikum salam. Maaf, ada apa yach ?”
            “Kamu penghuni kamar ini juga yach ?”
            “Mmm…iya. Kamu ?”
            “Salam kenal, yach. Aku juga akan tinggal di kamar ini.” Ia kemudian menjabatiku lalu berlalu untuk melihat seisi kamar yang akan menjadi tempat peristirahatan kami.
            Aku sudah menemukan seorang teman kamarku. Tinggal 2 orang lagi. Siapa yach ? Aku sudah tak sabar lagi menunggunya. Menunggu mereka yang akan menemaniku di kamar ini.
            Aku kemudian membereskan semua barang-barangku. Ku letakkan semua pakaianku di dalam lemari berukuran sedang. Cukup untuk menyimpan semua pakaian dan beberapa barangku.
            Waktu telah menunjukkan sore hari. Aku kemudian bergegas menuju masjid dekat asrama. Adzan telah berkumandang. Ku sucikan diriku dengan basuhan-basuhan air wudhu yang begitu menyegarkan.
            Ku tunaikan kewajibanku pada-Nya bersama dengan para jamaah lain. Kami rukuk kemudian sujud bersimpuh memohon ampun pada-Nya. Dalam sujudku, aku begitu khusyu’ memanjatkan do’a, memohon ampun atas segala yang telah ku perbuat selama ini. Hingga sampai pada sujud terakhirku dalam sholat, sebelum aku bangkit dari sujud, aku berdo’a, “Ya Allah, lindungilah hamba dari segala perbuatan maksiat yang akan menjerumuskan hamba ke lubang kenistaan.”
            Sholat Ashar telah ku tunaikan, tapi aku belum juga beranjak dari tempatku. Aku masih betah tinggal di rumah-Nya, tinggal sejenak untuk berdzikir menyebut asma-Nya. Kemudian kembali berdo’a pada-Nya, “ Ya Allah, Ya Rabb yang Maha Pemurah, Maha Pemberi Kebahagiaan pada setiap orang yang tak pernah bosan tuk bermanja-manja pada-Mu. Ya Allah, hamba kini tengah berada di suatu tempat yang jauh dari sanak keluarga. Lindungilah hamba, tuntunlah hamba agar tetap berada di jalan-Mu. Ku niatkan diri ini untuk berjihad menuntut ilmu di jalan-Mu, Ya Allah. Ku yakin dan percaya, Engkau selalu bersama hamba-Mu yang senantiasa mengingat-Mu. Amin Ya Rabbal ‘alamin.”
            Aku kemudian beranjak dari tempatku kembali menuju asrama untuk beristirahat. Di tengah perjalanan ke asrama, aku bertemu dengan 2 orang yang sedang kebingungan mencari kamarnya.
            “Assalamu ‘alaikum. Ada yang bisa saya bantu ?” tawarku pada mereka.
            “Wa’alaikum salam. Kami sedang mencari kamar kami yang sejak tadi belum ketemu juga.”
            “Ohh…mari saya bantu carikan.” Kemudian ku tanyakan nama mereka masing-masing. Sepertinya nama mereka tak asing bagiku, ku ingat-ingat lagi dan ternyata mereka teman sekamarku. Aku tersenyum sendiri. Kemudian ku antarkan mereka ke kamarnya.
            “Ini kamarnya.”
            “Ohh, ternyata yang ini. Pantasan gak ketemu, kita malah nyarinya di kamar bagian sebelah.” Mereka tertawa sendiri menertawai keteledorannya.
            “Salam kenal. Aku teman sekamar kalian. Sekarang sebaiknya kalian membereskan barang-barangnya lalu beristirahat.”
            Kami pun berkenalan. Perkenalan dengan teman baru yang tak pernah kusangka-sangka sebelumnya. Kini penghuni kamarku sudah lengkap. Begitupun dengan kamar lain. Satu persatu mereka berdatangan. Sedikit demi sedikit asrama telah dipenuhi oleh orang-orang baru. Orang-orang yang akan menjadi teman seperjuanganku berjihad menuntut ilmu di jalan Allah swt.

by : Yuri

2 komentar:

Unknown on 28 Juni 2013 pukul 13.58 mengatakan...

keren...

Unknown on 11 Maret 2016 pukul 21.57 mengatakan...

yang semangat lagi menulisnya bro

Posting Komentar

About Me

 

YURIZEN Copyright © 2008 Green Scrapbook Diary Designed by SimplyWP | Made free by Scrapbooking Software | Bloggerized by Ipiet Notez